JOKOWI RAWAN JADI PION SEMATA
Jokowi adalah gubernur
yang secara tak langsung telah mempopulearkan istilah ”blusukan”. Jokowi tak
hanya berkoar, tapi turun kelapangan, menunjukkan bukti nyata, meski beberapa
orang menyebutnya hanya sebagai pencitraan. Jokowi adalah sosok pemimpin yang
banyak dirindukan rakyat. Meski belum lama ini menjadi gubernur DKI Jakarta,
nama Jokowi melambung dan lalu lalang di pemberitaan melebihi mentri dan
presiden.
Pencapresan Jokowi
sebenarnya sudah bisa ditebak sejak jauh-jauh hari. Hampir semua lembaga survey menempatkan Jokowi diperingkat
teratas. Dari hasil survey yang dilakukan membuktikan bahwa sosok Jokowi memang
unggul secara elaktabilitas dan popularitas untuk dipilih oleh masyarakat
sebagai Presiden. Namun, bahayanya ialah jika elektabilitas
yang tinggi ini hanya dimanfaatkan oleh partai semata untuk meraih kekuasaan. PDIP
tentu cukup gerah untuk terus menjadi oposisi selama 10 tahun. Jokowi rawan
hanya menjadi pion partai untuk meraih kekuasaan dan hanya menjadi presiden
bayangan yang dikontrol oleh Partai.
Jika melihat pengalaman
Jokowi yang sangat hijau dan hanya terbiasa memimipin kota kemudian harus
mengurus organisasi yang ruwet dan besar, memungkinkan Jokowi kebingungan dan
kesulitan dalam melaksanakan tugas barunya. Segala arah kebijakan dan keputusan
yang Jokowi ambil mungkin saja tak lepas dari intervensi partai dan Megawati
yang mengontrol, sebab sosok Megawati sangat berpengalaman dalam dunia perpolitikan
dari Sabang sampai Merauke serta pernah menjadi Presiden. Jadi bisa saja yang
diharapkan dan diberi kepercayaan Jokowi, namun yang bekerja dan
memutuskan bukanlah orang yang sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar