Senin, 16 Februari 2015

Debat Mahasiswa Suara Merdeka, Kamis, 27 Maret 2014



JOKOWI RAWAN JADI PION SEMATA
Jokowi adalah gubernur yang secara tak langsung telah mempopulearkan istilah ”blusukan”. Jokowi tak hanya berkoar, tapi turun kelapangan, menunjukkan bukti nyata, meski beberapa orang menyebutnya hanya sebagai pencitraan. Jokowi adalah sosok pemimpin yang banyak dirindukan rakyat. Meski belum lama ini menjadi gubernur DKI Jakarta, nama Jokowi melambung dan lalu lalang di pemberitaan melebihi mentri dan presiden.
Pencapresan Jokowi sebenarnya sudah bisa ditebak sejak jauh-jauh hari. Hampir semua lembaga survey menempatkan Jokowi diperingkat teratas. Dari hasil survey yang dilakukan membuktikan bahwa sosok Jokowi memang unggul secara elaktabilitas dan popularitas untuk dipilih oleh masyarakat sebagai Presiden. Namun, bahayanya ialah jika elektabilitas yang tinggi ini hanya dimanfaatkan oleh partai semata untuk meraih kekuasaan. PDIP tentu cukup gerah untuk terus menjadi oposisi selama 10 tahun. Jokowi rawan hanya menjadi pion partai untuk meraih kekuasaan dan hanya menjadi presiden bayangan yang dikontrol oleh Partai.
Jika melihat pengalaman Jokowi yang sangat hijau dan hanya terbiasa memimipin kota kemudian harus mengurus organisasi yang ruwet dan besar, memungkinkan Jokowi kebingungan dan kesulitan dalam melaksanakan tugas barunya. Segala arah kebijakan dan keputusan yang Jokowi ambil mungkin saja tak lepas dari intervensi partai dan Megawati yang mengontrol, sebab sosok Megawati sangat berpengalaman dalam dunia perpolitikan dari Sabang sampai Merauke serta pernah menjadi Presiden. Jadi bisa saja yang diharapkan dan diberi kepercayaan Jokowi, namun yang bekerja dan memutuskan bukanlah orang yang sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar