SEPENGGAL CERITA
Ketika langkah kaki
tergesa memenuhi trotoar
Dan suara klakson
kendaraan mengapung di jalanan
Bagiku bekal pasti setiap
pagi hanyalah sepenggal do’a
Teringat dongeng ibu
tercinta agar aku tak berputus asa
Kisah haru tentang
basah keringnya keringat di tubuh ayah
Dan ketika waktu
memeluk mereka menjadi debu
Aku di sini hidup dalam
beberapa penggal irama lagu
Menyudut di antara gedung-gedung
berbentuk kubis, menjulang menyundul
langit
Berkelana di sepanjang
jalan yang bagiku penuh penghidupan
Entah seberapa pekat
hitam di paru-paru yang telah sesak oleh asap kendaraan
Seberapa pun orang memandangku
tegar
Aku hanyalah bocah yang
ingin dipeluk ibu saat demam mendera
Dan dilindungi ayah
saat terjadi bahaya
Aku belum dewasa, tak
banyak mengerti kata-kata bagus dan indah untuk dilantunkan menjadi harapan
dalam do’a
Apapun
yang terjadi maka terjadilah...
Ini
hanya sepenggal cerita sederhana tentangku dan jalan yang masih membujur
panjang di hadapan...
Dina
Ahsanta Puri
Semarang,
16-10-2013