Selasa, 25 Juni 2013

BATAS TAK TERJAMAH



BATAS TAK TERJAMAH

Kedatanganmu yang  terasa lebih diam-diam daripada kematian
Membuatku menjadi perempuan tak berwaktu
Dengan kuku yang kian tajam
Ku cabuti seluruh jarum jam pemintal rencana
Sungguh aku benar-benar murka dengan bunyi tiap detiknya

Adakah kau di masaku?
Kita sama halnya bulan dan matahari yang saling berlarian di masa masing-masing
Ketidakmungkinan telah mengamini sebuah batas
Ku bingkai rapi jarak yang tak ter-eja lagi
Dapatkah kau lihat peluh penuh harap mengerak di tepian bibir ini?

Sudah terlalu lama kau tak berbagi nafas denganku
Pada asap-asap dupa yang ku sisipi do’a
Ingin rasanya aku menyesakkan rongga dadamu
Lihatlah hatiku yang menjelma menjadi nisan
Masihkah  ingin kau mengukir namamu di sana?


Semarang, 25 Juni 2013
Dina Ahsanta Puri
Lahir di Purbalingga, 06 Juni 1995.
 Mahasiswi Semester 2, Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni,
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP PGRI Semarang.
Aktif di UKM KIAS (Kajian Ilmu Apresiasi Sastra) dan Lembaga Pers Mahasiswa  Vokal